
Sabtu lalu, Yudis ke Tarakanita Gading Serpong.
Niatnya sih cuma daftar aja. Ternyata ditanya-tanya juga ama Bu Guru.
Supir pesawat namanya apa, supir kereta namanya apa, dan pertanyaan ini sudah bisa dijawab olehnya setahun yang lalu. Jadi ya gampillah:-)
Sampai ke pertanyaan Yudis agamanya apa? Dia juga tau jawabannya. Dan dia juga bisa ketika disuruh mempraktekkan cara berdo'a orang katolik.
Hhmmm.....jagoanku emang jago!
Yudis kok gemuk makannya apa sih? "Bakwan..."
Bakwan jagung emang makanan favoritnya.
Tapi masa karena bakwan aja bisa endut? Itu yang bikin ibu - ibu guru tertawa.
Sebelumnya kami sempat bingung juga mau menyekolahkan dia ke mana.
Yang pasti, prioritas kami adalah sekolah katolik.
Dan di sini ada 2 pilihan.
Stella Maris dan Tarakanita.
Yang SM national plus, yang Tarakanita bukan.
Kami belum masuk ke SM , hanya melihat dari luar saja kemegahan bangunan gedung sekolah tsb. Masih gress banget. Kubahnya mengingatkan kita pada bangunan-bangunan di Italy.
Dan ketika menginjakkan kaki ke Tarakanita, kami langsung memutuskan untuk menyekolahkan dia di sini.
Sekolah ini dikelola oleh ordo CB.
Untuk ke depannya, sampai TK sepertinya Yudis masih di sini aja.
Setelah itu nanti, lihat saja perkembangan dia dan juga sekolah yang ada di sini.
Kami tentukan pilihan baru lagi nantinya.
Niatnya sih cuma daftar aja. Ternyata ditanya-tanya juga ama Bu Guru.
Supir pesawat namanya apa, supir kereta namanya apa, dan pertanyaan ini sudah bisa dijawab olehnya setahun yang lalu. Jadi ya gampillah:-)
Sampai ke pertanyaan Yudis agamanya apa? Dia juga tau jawabannya. Dan dia juga bisa ketika disuruh mempraktekkan cara berdo'a orang katolik.
Hhmmm.....jagoanku emang jago!
Yudis kok gemuk makannya apa sih? "Bakwan..."
Bakwan jagung emang makanan favoritnya.
Tapi masa karena bakwan aja bisa endut? Itu yang bikin ibu - ibu guru tertawa.
Sebelumnya kami sempat bingung juga mau menyekolahkan dia ke mana.
Yang pasti, prioritas kami adalah sekolah katolik.
Dan di sini ada 2 pilihan.
Stella Maris dan Tarakanita.
Yang SM national plus, yang Tarakanita bukan.
Kami belum masuk ke SM , hanya melihat dari luar saja kemegahan bangunan gedung sekolah tsb. Masih gress banget. Kubahnya mengingatkan kita pada bangunan-bangunan di Italy.
Dan ketika menginjakkan kaki ke Tarakanita, kami langsung memutuskan untuk menyekolahkan dia di sini.
Sekolah ini dikelola oleh ordo CB.
Untuk ke depannya, sampai TK sepertinya Yudis masih di sini aja.
Setelah itu nanti, lihat saja perkembangan dia dan juga sekolah yang ada di sini.
Kami tentukan pilihan baru lagi nantinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar